Puisi Buat Romi Zarman | Ramoun Apta

Bookmark and Share
buat Romi Zarman
Ramoun Apta

di muka pintu
ia duduk
memandang bunga
berguguran di halaman

ia bayangkan
angin dari timur menghembus
guguran kelopak itu
bertebaran

bergulir-gulir
bagai matahari pagi
dalam kemarau
menuju barat
tertahan pada tembok
gang jalan di luar rumah

jatuh ke selokan
dihanyut air
menuju kulah hitam
di ujung pertemuan

ia bayangkan
kelopak bunga itu
hilang merahnya

hancur
bercampur batang sisa sayur
membaur sampah
meluluk comberan
menghumus enceng gondok
dan gulma.

di muka pintu
ia duduk
memandang si tangkai
sepi di halaman

ia bayangkan
kedatangan tiba-tiba
angin dari barat mengembalikan
hakikat kelopak bunga itu

sebagaimana membelokkan
jalan waktu.

seketika terkenang burung-burung
terbang keluar hutan terbakar
ia berdiri

kelopak murung bunga itu
ia tangkap
ia sisihkan dari dedebu
dari sisa cinta si tangkai.

ia bayangkan
kelopak bunga itu
adalah nasibnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar