DOA MALAM | Puisi Doa Malam

Bookmark and Share
DOA MALAM
Ari Saptaji

seekor kunangkunang berkelebat di antara bilahbilah
daun padi
angin mengangkat bau pematang
menyejukkan mataku yang tersengat
oleh kartunkartun tayangan televisi

iklaniklan dengan berani telah menculik
sepotong rembulan
bayangnya bergetaran di genangan air teras depan
merenung di loteng: dingin dan sunyi jadi sangat berarti
bayangkan! malammalam terus saja hirukpikuk
oleh film seri dan lagu pop yang cair
di ruang tengah rumah, doadoa berantakan

kularikan seiris langit dan sunyi yang berkelit
: hidupkanlah hurufhurufmu!

Yogya, 1993

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar