MATAHARI DI LANGIT JAKARTA, SUATU SORE

Bookmark and Share
MATAHARI DI LANGIT JAKARTA, SUATU SORE
Ari Saptaji

matahari menggantung capek di langit Jakarta
yang kelabu: tak kutangkap jiwamu
kota yang lesu oleh sibuk dan riuh

matahari, lingkaran yang besar dan merah
hilang gairah mencatat derunya. udara berasap
dan langit menyadap debu malam
yang membayang jatuh

lantas menyalalah: lampu-lampu yang menyedot itu,
gedung-gedung yang menelan itu - tak juga penuh

kota, ah, kota, kutahu hatimu:
semangkuk kacang yang menggerakkan liur Esau
dan memuntahkan air dari lubuk keakuannya

Jakarta, 1991

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar